Halodoc, Jakarta - Fenomena Raynaud adalah kondisi ketika aliran darah ke jari-jari tangan, kaki, telinga, dan ujung hidung berkurang, sehingga menyebabkan kulit pada area tersebut terlihat pucat, kemudian biru dan ungu atau merah. Kondisi ini biasanya terjadi karena paparan suhu dingin, dan dapat berlangsung selama beberapa menit hingga jam. Kulit pucat kadang tampak pada seluruh tubuh, tapi lebih sering terjadi pada salah satu bagian tubuh seperti muka pucat, wajah pucat, atau bibir pucat. Pucat umumnya disebabkan berkurangnya aliran darah, seperti saat tubuh pingsan atau shock. Muka pucat dapat juga menjadi gejala kurang darah atau berkurangnya sel darah merah/anemia. Sindrom Raynaud adalah kondisi ketika area tubuh seperti jari tangan dan kaki terasa kebas dan dingin. Kondisi ini bisa dipengaruhi oleh adanya penurunan suhu atau kondisi stres yang dialami tubuh. Gejala paling umum dari sindrom raynaud adalah perubahan warna pada jari tangan, kaki, telinga, atau hidung. Ketika pembuluh yang membawa darah ke Pucat memang merupakan gejala anemia yang paling mudah ditemukan, biasanya dapat dilihat pada kelopak mata, bibir, telapak tangan atau dasar kuku. Orang tua dapat membandingkan derajat kemerahan telapak tangan atau kelopak mata anak dengan dirinya sendiri. Hal ini cukup baik dalam mengenali anemia karena paling mudah terlihat. 1. Tekanan emosional Saat mengalami tekanan emosional seseorang mungkin saja mengalami telapak tangan pucat karena ketakutan atau syok. Tekanan emosional dapat menyebabkan sinkop vasovagal, suatu reaksi berlebihan saat tubuh mengalami pemicu tertentu. Selain telapak tangan pucat, sinkop vasovagal juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti: UnFoE.

tangan dan kaki pucat